Sejak SMP saya memang sudah punya niat untuk kuliah, jurusan apapun dan dikampus manapun ngga masalah. Bahkan sejak SD kelas 6 saya pengen banget bisa kuliah di IPDN. Saat itu ada sebuah ujian yang cukup berat, tapi saya yakin bahwa kasih sayang Allah jauh lebih Besar dari ujian yang Allah berikan saat itu. Meskipun kita punya masalah besar, kita harus bilang gini ke si masalah besar “Hei masalah besar, saya punya Allah Yang Jauh Maha Besar.” Dengan ujian berat yang dialami keluargaku saat itu dan di satu sisi semangat saya begitu menggebu ingin kuliah, saya berusaha memutar otak bagaimana caranya mendapatkan beasiswa dikampus manapun dan jurusan apapun agar saya bisa kuliah. Sejak kelas X, Allah mudahkan saya untuk membuat jejak-jejak kecil nan manis, diantaranya Allah mudahkan saya untuk mengerjakan semua tugas, ujian dan praktikum dengan sebaik-baiknya yang bisa saya lakukan. Saya masih ingat, matematika bukan hal yang saya sukai tapi tidak saya benci juga. Selama SMA, set...
Alhamdulillah, semua puja dan puji syukur ku panjatkan kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan nikmat agung. Di cerita kali ini, saya mau berbagi pengalaman mengenai seleksi LPDP DN tahap 2 (SBK). Dari pengumuman hasil seleksi administrasi LPDP DN 2018 yang diumukan tanggal 29 Juli 2018, alhamdulillah saya lulus. Kemudian saya mengikuti Seleksi Berbasis Komputer (SBK). Lokasi SBK nya tergantung lokasi yang kita pilih sewaktu mendaftar LPDP. Karena saya pilih lokasi SBK nya di Bandung jadi saya SBK nya di Bandung. Tahun ini LPDP mengadakan SBK bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional/perwakilan di Indonesia menggunakan CAT ( Computer Assisted Test ). Saya SBK di BKN Kantor Regional 3 Bandung di Jln.Surapati No.10 Bandung. Seleksi Berbasis Komputer ini terdiri dari 3 sesi (Tes Potensi Akademik/TPA, Soft Competency /SC, dan Essay on The Spot Writing /EOTS). Kebijakan SBK ini merupakan kebijakan baru yang diterapkan dalam seleksi LPDP. Kalo tahun lalu, sele...